<

Upah Minimum Provinsi (UMP)

Sebelumnya pemerintah.net menulis informasi Penetapan UMP Tahun 2015, namun ada sebagian yang masih belum banyak mengetahui apa sebenarnya Upah Minimum Provinsi. Berikut dijelaskan secara singkat mengenai Upah Minimum Provinsi yang sering disingkat UMP.

Sebelum menjelaskan UMP, lebih baik kita mengatahui apa arti upah itu. Menurut UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan dari pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.

Oleh karena itu Upah Minimum Provinsi (UMP) atau yang dulu dikenal dengan Upah Minimum Regional merupakan suatu standar minimum yang digunakan oleh para pengusaha atau pelaku industri untuk memberikan upah kepada pegawai, karyawan atau buruh di dalam lingkungan usaha atau kerjanya.

Penetapan upah dilaksanakan setiap tahun melalui beberapa proses dan koordinasi. Mula-mula Dewan Pengupahan Daerah (DPD) yang terdiri dari birokrat, akademisi, buruh dan pengusaha mengadakan rapat, membentuk tim survei dan turun ke lapangan mencari tahu harga sejumlah kebutuhan yang dibutuhkan oleh pegawai, karyawan dan buruh. Setelah survei di sejumlah kota dalam provinsi tersebut yang dianggap representatif, diperoleh angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) – dulu disebut Kebutuhan Hidup Minimum (KHM) dengan memperhatikan produktifitas dan pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan KHL, DPD mengusulkan upah minimum regional (UMR) kepada Gubernur untuk disahkan. Komponen kebutuhan hidup layak digunakan sebagai dasar penentuan upah minimum berdasarkan kebutuhan hidup pekerja lajang (belum menikah).

Terdapat 3 komponen dalam upah yaitu Gaji Pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap. Penjelasan ketiganya adalah sebagai berikut.
Gaji pokok adalah imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja/buruh menurut tingkat atau jenis pekerjaan yang besarnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan.
Tunjangan Tetap adalah pembayaran kepada pekerja/buruh yang dilakukan secara teratur dan tidak dikaitkan dengan kehadiran pekerja atau pencapaian prestasi kerja tertentu. Tunjangan tetap tersebut dibayar dalam satuan waktu yang sama dengan pembayaran upah pokok, seperti tunjangan istri, tunjangan anak dan tunjangan lainnya.
Tunjangan tidak tetap adalah pembayaran yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerja yang diberikan secara tidak tetap dan dibayarkan menurut satuan yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah pokok, seperti tunjangan transport atau tunjangan makan yang didasarkan pada kehadiran.

Sharing

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Pemerintah.net © 2018