STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

standar operasional prosedurDalam sebuah organisasi seperti perusahaan kesehatan, pabrik teknologi, militer bahkan instansi Arti Pemerintah tentu memiliki aktivitas bisnis yang dilaksanakan dalam rangka mencapai tujuan dari organisasi tersebut. Untuk melaksanakan aktifitas bisnisnya, masing-masing organisasi biasanya memiliki langkah kerja yang ditetapkan bersama agar hasil yang dikeluarkan menjadi maksimal. Langkah kerja tersebut biasa disebut sebagai Standar Operasional Prosedur atau SOP.

Standar Operasional Prosedur atau Prosedur Operasi Standar / standard operating procedure merupakan dokumen yang berisi rangkaian perintah atau instruksi tertulis mengenai bisnis proses/langkah kerja dari suatu aktivitas bisnis yang digunakan sebagai pedoman maupun petunjuk yang ditetapkan bersama.

Tujuan dari SOP ini adalah agar setiap bisnis proses dapat berjalan dengan benar dan dilaksanakan sesuai ketentuan serta memiliki output yang sama/terstandar.

Contoh Penerpan Standar Operasional Prosedur

Contoh SOP seperti bagaimana gerai waralaba makanan harus memasak dengan alur yang ditetapkan dan dengan bahan yang telah ditentukan sehingga menghasilkan masakan yang sama disetiap gerainya. Atau juga seorang dokter dalam melaksanakan operasi terhadap pasiennya.

Standar Operasional Prosedur disusun secara teliti dan detail (biasanya berupa proses rumit/teknis) dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan selalu dievaluasi sehingga dapat berjalan dengan efektif, jelas dan mudah digunakan oleh pelaksana dan bisnis proses itu. Selain itu SOP disusun dengan berbagai metode sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sedangkan untuk instansi pemerintah dapat menggunakan Pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 35 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintah.

Baca : Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintah

Manfaat adanya Standar Operasional Prosedur diantaranya adalah :

  1. Adanya kesamaan/standar dari outpus pada bisnis proses (menjaga konsitensi dalam pelaksanaan pekerjaan)
  2. Memberikan detail instruksi pelaksanaan tugas oleh masing-masing pekerja
  3. Adanya kejelasan pelaksana, waktu, input dan output dalam bisnis proses
  4. Memudahkan pengendalian pelaksaan tugas serta menjelaskan tanggungjawab masing-masing pelaksana
  5. Mengurangi kesalahan dalam bisnis proses

“A Standard Operating Procedure is a document which describes the regularly recurring operations relevant to the quality of the investigation. The purpose of a SOP is to carry out the operations correctly and always in the same manner. A SOP should be available at the place where the work is done”.

Sharing

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Pemerintah.net © 2016