<

Profesi Guru Merupakan Suatu Kehormatan

profesi guru merupakan sebuah kehormatan

Guru merupakan sebuah profesi yang tidak mudah. Hal ini jika dilihat dari tanggung jawab seorang guru yang sangat besar. Kemajuan suatu bangsa pun bisa ditentukan oleh peran vital seorang guru dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Maka tidak salah jika kita menyebut bahwa profesi guru merupakan suatu kehormatan.

Pernyataan demikian juga disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Jumat (21/11/2014). Dimana seorang Guru menjadi penuai wajah masa depan Indonesia, dan diruang kelas itulah anak-anak dipersiapkan untuk menyongsong masa depan.

Guru adalah profesi yang mempersiapkan sumber daya manusia untuk menyongsong pembangunan bangsa dalam mengisi kemerdekaan. Guru dengan segala kemampuannya dan daya upayanya mempersiapkan pembelajaran bagi peserta didiknya. “Seiringan dengan rangkaian peringatan Hari Guru Nasional tahun 2014, izinkan saya memulai menyampaikan apresiasi kepada guru-guru kita di seluruh wilayah Indonesia yang telah mengabdi dengan sepenuh hati,” tutur Mendikbud. Baca juga : Mendikbud Berikan Anugrah kihajar.

Guru hadir diruang kelas mewakili seluruh masyarakat Indonesia untuk mencerdaskan, mencerahkan, dan membawa anak bangsa kepada masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, dipundak guru, masyarakat Indonesia menitipkan masa depan bangsa melalui pengembangan sumberdaya manusia terdidik. Selain itu guru menjadi teladan bagi siapapun, baik sikap, perilaku, tindakan dan ucapannya.

Menteri yang tergabung dalam kabinet kerja ini menekankan, pendidikan tidak hanya diselesaikan oleh pemerintah, tetapi perlu adanya pendekatan gotong royong yang memungkinkan semua pihak untuk terlibat. Dengan adanya gotong royong dan seluruh kalangan turut terlibat, maka berbagai masalah dalam pendidikan dapat diselesaikan.

“Saya mengundang seluruh masyarakat untuk datangi guru-mu, cium tangannya, ucapkan terima kasih, dan tanya kabarnya. Karena guru kita yang mencerdaskan, sehingga kita mendapatkan peningkatan kesejahteraan, dan kehidupan yang lebih baik,” pungkas Mendikbud.

Jelas sudah, menjadi guru benar-benar tidak mudah, tidak boleh main-main. Salah satu hal yang bisa dirasakan membatasi adalah menjaga muruah (nama baik) sebagai guru. Sebagaimana pepatah ”guru kencing berdiri, murid kencing berlari”, tindak tanduk guru bukan tidak mungkin bakal dicontoh oleh sang murid. Maka, menjaga kehormatan guru adalah keharusan, tanpa pamrih apa pun. (Kemendikbud)

Sharing

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Pemerintah.net © 2018