<

Pemerintah Susun Juknis Pembatasan Kegiatan ASN di Hotel

Yuddy_ChrisnandiPemerintah telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 11 Tahun 2014 tentang Pembatasan Kegiatan Pertemuan/Rapat di Luar Kantor. Namun dalam penerapannya masih belum maksimal sehingga perlu mekanisme yang dapat dipedomani oleh setiap instansi pemerintah. Untuk itu pemerintah akan segera menyusun Petunjuk Teknis/ juknis pembatasan kegiatan ASN di Hotel.

“Saya sudah diperintahkan Pak Presiden untuk membuat petunjuk teknis pelaksanaannya, karena selama ini aturannya masih bersifat kohesif,” kata Menteri PANRB, Yuddy Chrisnandi pada Musyawarah Nasional (Munas) XVI Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) 2015 di Jakarta, Selasa (17/2). Baca juga : Pedoman Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik.

Menurut  Menteri, selama ini ada banyak kegiatan ASN yang dilakukan di luar kantor. “Kita sedang rumuskan, misalnya penjelasan konsinyering, definisi rapat, yang ditoleransi untuk melakukan kegiatan di luar kantor, anggaran, dan jumlahnya,”.

Diterbitkannya kebijakan pembatasan kegiatan ASN di hotel-hotel merupakan salah satu cara untuk mengubah dan membentuk pola pikir dan budaya kerja ASN. “Ini semua kami lakukan dalam rangka membentuk pola pikir aparatur sipil yang disiplin dalam menemukan budaya kerja baru yang profesional,” kata Yuddy.

Yuddy mengatakan, dalam konteks revolusi mental, Presiden RI menginginkan terjadi perubahan cara berpikir, bertindak dan berperilaku para aparatur sipil negara. Menurutnya, Presiden menginginkan di akhir periode pertama Kabinet  Kerja, Indonesia bisa menjadi negara dengan tata kelola pemerintahan berkelas dunia. Baca juga : Tata Cara Reviu Laporan Kinerja.

Menteri Yuddy menambahkan, tidak setiap kebijakan pemerintah sepenuhnya akan disetujui masyarakat, dan dampaknya baru akan terlihat dalam jangka panjang.  “Setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tentu tidak sepenuhnya akan didukung. Kami juga tidak ingin bekerja untuk mencari keuntungan atau merugikan masyarakat, tetapi kami ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia,” tegas Menteri.

Sharing

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Pemerintah.net © 2018