<

Guru Seperti Apakah Anda?

pendidikanGuru Seperti Apakah Anda? Pantaskah aku disebut guru? Pertanyaan tersebut melekat di benak para guru se-Malang Raya usai mengikuti seminar bertajuk sama. Seminar yang digelar di aula Cor Jesu Malang itu sengaja mengangkat tema menohok di hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5/2015)  guna memotivasi para guru dalam mengajar.

Guru dibayar murah untuk memperbaiki karakter dan akhlak anak-anak sedangkan artis dibayar mahal untuk merusak karakter dan akhlak anak-anak. Pernyataan tersebut terlontar dari Dr Hari Wahyono MPd, pemateri seminar. Miris. Namun ia memberi penghiburan dengan mengatakan, orang hebat bisa melahirkan beberapa karya bermutu, tapi guru bermutu bisa melahirkan ribuan karya hebat.

Pertanyaannya, bagaimana menjadi guru bermutu? Menurut William Arthur Ward ada empat tingkatan guru. Guru biasa hanya mengatakan, guru baik menjelaskan, guru unggul, guru yang mendemonstrasikan. Sedangkan guru bermutu adalah guru yang mampu menginspirasi muridnya. Guru yang menginspirasi adalah guru yang tindak tanduk serta ilmu yang diberikan dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk mau belajar. Guru yang menginspirasi harus berani beda, demi kebaikan. Berani beda dari hal-hal kecil, mulai dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) hingga cara mengajar.

Apabila RPP saja sama atau nyontek milik teman, bagaimana bisa guru tersebut menginspirasi murid? gugat Hari. Cara mengajarnya pun harus menyenangkan. Mengajar menyenangkan tentu berbeda dengan mengajar bersantai-santai atau membiarkan murid ramai sendiri.

Mengajar menyenangkan adalah mengajar dengan melibatkan siswa untuk sepenuhnya terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Cara mengajar yang menyenangkan ada tiga.

Pertama, kuasai materi! Menguasai berarti mengerti secara konseptual materi yang diajarkan dan mampu menjawab pertanyaan siswa terkait materi.

Kedua, mempertinggi jam terbang atau pengalaman mengajar. “Semakin berpengalaman guru tersebut dalam mengajar, semakin ia dapat menyiasati cara mengajarnya,” tegas Hari.

Terakhir, menyederhanakan materi. Guru yang cerdas adalah guru yang mampu menyederhanakan materi sehingga materi yang rumit dapat dicerna dengan mudah oleh murid.

Nah, sebagai guru, sudahkah Anda tampil beda dan menginspirasi murid? Jika ya, tentu perlu dilanjutkan. Jika belum, pantaskah Anda menjadi guru?

Oleh : Ardi Wina Saputra
Guru SMPK Cor Jesu Malang
fb.com/Yustinus Ardi

Tribunnews

Sharing

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Pemerintah.net © 2018